Sebuah batu ureter adalah batu ginjal yang telah berpindah ke ureter — saluran yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih. Ini adalah salah satu keadaan darurat urologi yang paling menyakitkan, biasanya ditandai dengan nyeri panggul yang hebat, mual, dan kesulitan buang air kecil. Pria lebih mungkin mengalami batu ureter karena faktor diet, hidrasi, metabolisme, dan anatomi.
Bangkok menawarkan perawatan yang cepat dan ahli untuk batu ureter, termasuk pencitraan canggih, pereda nyeri yang kuat, dan prosedur invasif minimal seperti ureteroskopi dengan litotripsi laser.
Panduan ini menjelaskan gejala, penyebab, tes diagnostik, dan pilihan pengobatan untuk batu ureter.
Apa Itu Batu Ureter?
Batu ureter adalah endapan mineral yang terbentuk di ginjal dan tersangkut di ureter saat bergerak menuju kandung kemih.
Batu tersebut dapat:
Tingkat urgensi pengobatan tergantung pada ukuran batu dan lokasinya (ureter bagian atas, tengah, atau bawah).
Gejala Batu Ureter
Gejala umum meliputi:
Nyeri sering datang dalam gelombang karena kejang pada ureter.
Penyebab Batu Ureter
Pria rentan terhadap pembentukan batu karena beberapa alasan:
Faktor Gaya Hidup
Faktor Medis
Bagaimana Batu Ureter Didiagnosis
1. CT Scan (Non-Kontras)
Standar emas — menentukan:
2. USG
Alat lini pertama yang baik, terutama untuk skrining darurat.
3. Urinalisis
Memeriksa adanya darah atau infeksi.
4. Tes Darah
Mengevaluasi fungsi ginjal, infeksi, dan elektrolit.
Seorang ahli urologi akan menggabungkan tes-tes ini untuk memilih pengobatan yang paling aman.
Pilihan Pengobatan untuk Batu Ureter
Pengobatan tergantung pada ukuran batu, lokasi, gejala, dan tingkat penyumbatan.
1. Terapi Ekspulsif Medis (MET)
Untuk batu yang lebih kecil (≤5–6 mm)
Termasuk:
Hingga 70% batu kecil keluar dalam 1–2 minggu.
2. Litotripsi Gelombang Kejut (ESWL)
Gelombang suara non-invasif memecah batu menjadi fragmen.
Terbaik untuk:
Pemulihan: seringkali pada hari yang sama.
3. Ureteroskopi dengan Litotripsi Laser (URS)
Sebuah kamera kecil dimasukkan ke dalam ureter; batu dihancurkan dengan laser dan diangkat.
Terbaik untuk:
Dapat mencakup pemasangan stent ureter sementara.
4. Perawatan Darurat
Diperlukan jika:
Drainase segera melalui:
Menyelamatkan jiwa dan wajib dilakukan sebelum pengobatan definitif.
Linimasa Pemulihan
Terapi medis: 1–2 minggu.
ESWL: 1–3 hari.
Laser URS: 2–5 hari.
Jika stent dipasang: Ketidaknyamanan ringan hingga dilepas (7–14 hari).
Hasil yang Diharapkan
Pengobatan yang efektif menghasilkan:
Sebagian besar batu ureter dapat diobati sepenuhnya dengan metode invasif minimal.
Risiko & Pertimbangan Keamanan
Masalah yang mungkin terjadi meliputi:
Memilih ahli urologi yang berpengalaman akan meminimalkan risiko secara signifikan.
Mengapa Pria Memilih Bangkok untuk Perawatan Batu Ureter
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bisakah batu ureter keluar dengan sendirinya?
Ya — jika ≤5–6 mm dan tidak menyebabkan gejala parah.
Apakah perawatan laser aman?
Ya — sangat efektif dan invasif minimal.
Apakah minum air membantu?
Untuk batu kecil, ya — tetapi tidak cukup untuk yang lebih besar.
Kapan ini menjadi keadaan darurat?
Demam, nyeri hebat, atau ketidakmampuan untuk buang air kecil.
Apakah batu bisa kembali?
Kekambuhan umum terjadi tanpa perubahan gaya hidup.
Poin-Poin Penting
📩 Mengalami gejala batu? Pesan konsultasi pribadi di Menscape Bangkok hari ini.

