Hiperplasia Prostat Jinak (BPH) — juga dikenal sebagai pembesaran prostat — adalah salah satu kondisi urologi yang paling umum pada pria, terutama setelah usia 40 tahun. Seiring pembesaran prostat, prostat mulai menekan uretra, menyebabkan gejala kemih yang dapat secara signifikan memengaruhi kehidupan sehari-hari, kualitas tidur, fungsi seksual, dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Bangkok adalah tujuan terkemuka untuk diagnosis dan pengobatan BPH berkat ahli urologi yang terampil, teknologi diagnostik modern, dan akses ke prosedur invasif minimal canggih seperti Rezum, UroLift, TURP, dan HoLEP.
Panduan ini menjelaskan apa itu BPH, mengapa BPH berkembang, gejala apa yang harus diwaspadai, dan pilihan pengobatan yang paling efektif.
Apa Itu BPH (Pembesaran Prostat)?
BPH adalah peningkatan ukuran prostat yang bukan kanker yang terjadi secara alami seiring bertambahnya usia pria. Meskipun bukan kanker prostat, BPH dapat menyebabkan gejala kemih yang tidak nyaman dan terkadang serius.
Mengapa ini terjadi:
Sebagian besar pria mengalami BPH pada tingkat tertentu pada usia 50–60 tahun.
Gejala Umum BPH
Pria mungkin mengalami:
Gejala Kemih
Gejala Seksual
Komplikasi (jika tidak diobati)
Evaluasi dini mencegah komplikasi.
Bagaimana BPH Didiagnosis
Seorang ahli urologi dapat melakukan:
Tes-tes ini menentukan tingkat keparahan dan pengobatan terbaik.
Pilihan Pengobatan untuk BPH
Pengobatan tergantung pada tingkat keparahan, ukuran prostat, gejala, dan gaya hidup.
1. Modifikasi Gaya Hidup
Berfungsi untuk gejala ringan.
2. Obat-obatan
Penghambat alfa
(misalnya, Tamsulosin)
Inhibitor 5-alfa-reduktase
(misalnya, Finasteride, Dutasteride)
Terapi kombinasi
Berguna untuk kasus sedang hingga berat.
3. Prosedur Invasif Minimal
Ideal untuk pria yang menginginkan pemulihan cepat dan waktu henti minimal.
Rezum (Terapi Uap)
Sistem UroLift
Embolisasi Arteri Prostat (PAE)
4. Prosedur Bedah
Untuk BPH parah atau prostat yang sangat besar.
TURP (Reseksi Prostat Transurethral)
Standar emas untuk pengobatan bedah.
HoLEP (Enukleasi Laser)
Laser mengangkat jaringan prostat berlebih. Digunakan untuk prostat besar.
Prostatektomi Sederhana Terbuka atau Robotik
Untuk kelenjar yang sangat besar (>100g)
Pengobatan Mana yang Terbaik untuk Pria?
Tergantung pada:
Konsultasi urologi memastikan perencanaan pengobatan yang akurat.
Garis Waktu Pemulihan
Bervariasi berdasarkan pengobatan:
Obat-obatan:
Peningkatan dalam 1–4 minggu.
Rezum / UroLift:
Kembali ke aktivitas normal dalam beberapa hari.
TURP:
Waktu henti 1–2 minggu, pemulihan penuh dalam 4 minggu.
HoLEP:
Sebagian besar pria pulih dalam 1 minggu.
Hasil yang Diharapkan
Pria biasanya mengalami:
Kualitas hidup meningkat secara dramatis setelah pengobatan yang tepat.
Risiko & Pertimbangan Keamanan
Risiko yang mungkin terjadi meliputi:
Pengobatan invasif minimal memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada operasi.
Mengapa Pria Memilih Bangkok untuk Pengobatan BPH
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah BPH itu kanker?
Tidak — tetapi gejalanya tumpang tindih, jadi evaluasi itu penting.
Apakah obat-obatan dapat membalikkan BPH?
Beberapa mengecilkan prostat; yang lain merelakskan otot.
Apa pengobatan terbaik?
Tergantung pada tingkat keparahan, usia, dan ukuran prostat.
Apakah operasi selalu diperlukan?
Tidak — banyak pria merespons obat-obatan atau perawatan invasif minimal.
Berapa lama waktu pemulihan?
Biasanya 1 hari hingga 4 minggu tergantung pada pengobatan.
Poin-Poin Penting
📩 Mengalami gejala kemih? Pesan konsultasi urologi pribadi di Menscape Bangkok.

