TURP (Reseksi Prostat Transurethral) adalah salah satu operasi yang paling mapan dan efektif untuk mengobati Hiperplasia Prostat Jinak (BPH), yang juga dikenal sebagai pembesaran prostat. Ini secara luas dianggap sebagai standar emas bagi pria dengan gejala kemih sedang hingga berat yang tidak merespons dengan baik terhadap obat-obatan atau perawatan invasif minimal.
TURP meningkatkan aliran urine, mengurangi urgensi, meminimalkan buang air kecil di malam hari, dan meredakan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh obstruksi prostat. Dengan teknologi modern, prosedur ini lebih aman, lebih cepat, dan terkait dengan waktu pemulihan yang lebih singkat.
Bangkok adalah tujuan utama untuk TURP karena rumah sakit modern, peralatan canggih, dan ahli urologi yang sangat berpengalaman.
Panduan ini menjelaskan prosedur TURP, untuk siapa prosedur ini cocok, manfaat, risiko, dan ekspektasi pemulihan.
Apa Itu TURP?
TURP adalah prosedur bedah invasif minimal yang dilakukan melalui uretra, tanpa sayatan eksternal.
Cara kerja TURP:
Jaringan prostat yang diangkat dikirim untuk patologi untuk menyingkirkan kemungkinan kanker prostat tersembunyi.
Siapa yang Membutuhkan TURP?
TURP direkomendasikan untuk pria yang memiliki:
TURP juga direkomendasikan ketika ukuran prostat terlalu besar untuk perawatan seperti Rezum atau UroLift.
Manfaat Operasi TURP
1. Peningkatan Dramatis pada Aliran Urine
Hingga 80–90% peredaan gejala.
2. Hasil Tahan Lama
Hasil TURP seringkali bertahan 10–15 tahun atau lebih.
3. Tanpa Sayatan Eksternal
Dilakukan sepenuhnya melalui uretra.
4. Menghilangkan Sumbatan
Segera mengembalikan aliran urine yang kuat.
5. Mencegah Komplikasi
Mengurangi risiko infeksi, batu, kerusakan ginjal.
6. Peredaan Cepat
Banyak pria merasakan perbaikan dalam 24–48 jam.
Jenis-jenis TURP
1. TURP Monopolar (Tradisional)
Efektif tetapi memerlukan irigasi cairan.
2. TURP Bipolar (Modern)
Sebagian besar rumah sakit besar di Bangkok menggunakan TURP bipolar.
Prosedur TURP — Langkah demi Langkah
1. Penilaian Pra-Operasi
2. Selama Operasi (60–90 menit)
Dilakukan di bawah anestesi umum atau spinal.
Langkah-langkah:
3. Perawatan Pasca-Operasi
Linimasa Pemulihan
Hari 1–3:
Minggu 1–2:
Minggu 2–4:
Minggu 6:
3 bulan:
Hasil yang Diharapkan Setelah TURP
Pria biasanya mengalami:
Risiko & Pertimbangan Keamanan
TURP aman dengan tingkat komplikasi rendah, tetapi kemungkinan risikonya meliputi:
Risiko-risiko ini lebih rendah dengan ahli bedah yang terampil dan teknologi TURP bipolar.
Mengapa Pria Memilih TURP di Bangkok
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah TURP menyakitkan?
Ketidaknyamanan minimal; nyeri terkontrol dengan baik.
Apakah ejakulasi akan berubah?
Ejakulasi retrograde umum terjadi tetapi tidak memengaruhi kenikmatan seksual.
Berapa lama rawat inap di rumah sakit?
Biasanya 1–2 malam.
Apakah TURP akan memengaruhi ereksi?
Jarang — fungsi ereksi biasanya terjaga.
Berapa lama hasilnya bertahan?
Seringkali 10–15 tahun.
Poin-Poin Penting
📩 Mengalami gejala BPH? Pesan evaluasi TURP pribadi di Menscape Bangkok.

